Minggu, 15 Juli 2012

Ngentot tante sari tetanggaku.-

Namaku iwan, Aku masih kelas dua sma, sedangkan tante sari ku taksir berusia di atas 40 tahun. Punya 2 anak. Satu udah kelas 1 smp, yang satu lagi baru 5 tahun. Entah beruntung atau bencana aku dapat belajar seks dari tante sari, wanita setengah baya tetanggaku.

Hari itu aku tidak sekolah, karena aku nungguin rumah, semua keluarga pergi ke luar kota untuk acara hajatan saudara. Lumayan lah dapat izin bolos dari orangtua, padahal rumah gak di tungguin juga gak bakalan di gondol maling.

Eva, anak tante sari yang masih empat tahun itu deket banget denganku. Aku juga seneng bermain dengannya; lucu. Nah, selama berada di rumah itu aku bermain saja sama eva.

Jam setengah satu, tante sari datang kerumahku memanggil eva di suruh bobo siang. Tapi sayang, eva nggak mau, nangis dia. Akhirnya tante sari memintaku untuk kerumahnya sampai eva tidur siang. Barulah aku bisa pulang.

Diruang tengah rumah tante sari, Aku duduk di sofa sambil nonton tv di lantai di hadapanku, tante sari sedang ngelonin eva.

Pandangan mataku terpecah, antara tv dan sosok tante sari. Tante sari yang tidur menyamping membelakangiku cukup membuat kontolku ngaceng, CD nya sedikit terlihat di bagian pinggang akibat kaos yang di kenakan sedikit tersibak. Tante sari sendiri pakai celana pendek di atas dengkul.

Tidak perlu lama tante sari untuk menidurkan anaknya. Aku pun akan pamit untuk pulang.
“jangan dulu Wan, eva belum pules, sebentar lagi yah” pintanya.”lagian ngapain juga di kamu sendirian di rumah”
Bener juga ku pikir. Aku pun mengikuti permintaannya.

Setelah mengambilkan segelas sirup, tante sari duduk di sampingku. Ngrobol kesana kemari sambil nonton tv.
“kalau malam minggu kamu kemana Wan, tante lihat kamu selalu pergi” tanya tante
“biasalah tan, maen ama temen-temen, tuh di RW 2”
“kirain kamu ngapel”
“ah, saya belum punya pacar tan”
“bohong kamu, masa udah gede belum punya pacar”
“bener tante, nggak ada yang mau sih”
“bukan nggak ada yang mau, kamu nya kali kurang berani” kata tante sari “cewek perlu di deketin, meskipun dia suka, belum tentu cewek agresif”
Bener juga pikirku, Cuma hilir mudik saja nama cewek yang katanya naksir kepadaku sampe di telinga“wah, kayaknya saya mesti belajar nih sama tante”
“boleh aja, kamu mau tanya apa, tante siap jawab”
Tanya jawab dunia abg keluar begitu saja. Aku bertanya, tante sari menjawab. Bahkan kadang tanpa di tanya tante sari memberikan tips menaklukan cewek.
“kalau punya pacar, sampai berapa lama saya boleh cium cewek, terus sampai berapa lama juga saya boleh pegang tete nya” tanyaku.
Tante sari tertawa geli mendengar pertanyaanku. “waduh, niat pacaran kamu kok ngeres sih Wan. Pasti kebanyakan nonton film bokep ya?”
Aku malu hati di ledekin tante sari. tak bisa berkata-kata
“hei, kenapa nggak di jawab”
“iya tante” jawabku malu
“terus kalau habis nonton ngapain?”
Aku semakin malu saja, dan minta izin untuk pulang. Kemudian berdiri.
“hehehe….eit jangan pulang dulu, belum di jawab” tante sari menggenggam tanganku, menarik hingga aku kembali duduk disampingnya, seneng banget mempermainkanku begitu. “kekamar mandi yah, ngocok”
“tante ah, nanya nya kok gitu sih” jawabku protes, kontolku kembali ngaceng nongomin gitu.
Tante sari menarik ku kembali untuk duduk di sofa, lalu tiba-tiba wajahnya mendekati telingaku; merdu. “gimana kalau tante kocokin, lebih enak dari ngocok sendiri”
Aku kaget mendengar bisikan itu. belum lagi aku menjawab, tangan tante sari sudah di mendarat di kontolku.
“tante…...” aku memandangnya bingung.
Tante sari tidak menjawab. Ia membuka resleting dan kemudian celana jeans yang ku potong pendek . “oh rambutnya tebel banget wan, lumayan ukurannya”
Jembutku memang tebel, rambut halus menjalar hingga pusar. tante sari ngocok kontolku perlahan. Aku diam, menggigit bibirku sendiri.
“rasain wan, jangan di tahan” tante sari menciumi leherku. “enak wan?”
“iya…tante…egghhh…..ohh”
“sekarang tante kasih yang lebih enak” kepala tante sari meluncur kebawah. Kontolku langsung di hisepnya. Aku yang baru pertama kali di sentuh cewek sangat menikmati gaya ini. tangan ku memegangi kepalanya, dan sesekali toketnya. sementara mataku sesekali melihat ke arah eva yang masih tidur.
Tidak sampai lima menit spermaku muncrat di mulutnya. “ah,,,tante…ahhhh….”
Mhhh…mhhh tante melumat habis spermaku tanpa sisa. “gimana Wan, enak mana sama ngocok sendiri?” tante sari tersenyum
“enak ini tante”kataku jujur.
Tante sari sari duduk di pahaku, menciumku, senang sekali kulihat dia. “spermamu banyak banget sayang,.kentel, enak sekali”
sisa-sisa kenikmatan masih membekas di wajahku, tapi mataku masih belum puas.“tan, aku pengen lihat tete tante, boleh nggak?”
“kamu tadi udah pegang-pegang, masa di lihat nggak boleh, tapi ingat, jangan minta tante telanjang, tante nggak kamu minta lihat memek tante” tante sari mengangkat kaos putih yang di pakai. Dua gunung kembar tersembul di apit Bh. “lakukin sesukamu Wan”
Baru saja aku menyentuh sedikit toketnya, suara eva terdengar bangun. Selesai deh permainan.

***

Setelah kejadian itu,tiap hari aku berusaha mencari waktu untuk bisa mengulang di spong tante sari. Sayang, kesempatan tak kunjung datang. Ada saja gangguan, entah ada orang di rumahnya, eva tidak tidur, ada suaminya dll.

Sampai akhirnya kesempatan itu datang di malam minggu ketika aku akan nongkrong bersama temen-temen, jam tujuh malam, sekitar 2 bulan setelah kejadian pertama. Aku yang baru beberapa puluh meter keluar dari rumah, melihat tante sari dan eva sedang berjalan di jalanan.
“mau kemana eva, tante?”
“eh om iwan, eva mau beli es krim, om”
“Eva minta tolong aja ama om iwan beli eskrim nya. Biar kita nggak cape jalan” kata tante sari “mau kan Om?”
“emang mau om?”
“iya, om mau, sini uangnya. Ntar om iwan anterin ke rumah eva”
aku pun membelikan es krim untuk eva, tak mengapalah perjalanku terhambat dengan kejadian ini. dan mengantarkan ke rumah tante sari. Toh tante sari pernah memberikan service kepadaku.
Tok.tok.tok…... eva membuka pintu mengambil pesanannya, es krim coklat kesukaannya “sini om, masuk, main ama eva”
“ntar aja yah besok, om mau main dulu”
“iya Wan, masuk dulu, sebentar temenin eva”
“nggak usah tante, makasih” aku menolak, serius. Ngapain maen dirumah tante sari, kalau nggak ada suaminya sih mau.
“nangis eva, nangis, ayo’ kata tante sari, aneh, ibu nyuruh anaknya nangis. “tuh,tuh kan eva mau nangis” tante sari bercanda.
Pintar juga tante sari bercanda pikirku. “Udah masuk dulu, mau yang kayak kemarin nggak”
Doo….rrrrr, aku kaget. Suaminya? Tanyaku dalam hati
“papanya eva lagi ke rumah neneknya sama kakanya eva” tante sari seakan menjawab pertanyaanku.
Di janjiin yang enak-enak, mana mungkin ku tolak.

Aku, tante sari, dan eva nonton TV di ruang tengah, acara konser musik indonesia dengan ribuan penonton terlihat semarak . Lama sekali eva beranjak tidur. Sampai kapan aku nungguin kayak gini.

Barulah setelah hampir bosaan aku menunggu, eva memejamkan mata dan di bawa ke kamar. Aku pun nagih janji tante sari. “tan”
Tante sari paham maksudku, :”masih sore wan, ntar aja” katanya sambil melihat jam dinding yang berada di angka setengah sembilan lewat lima menit
Busyet nih tante ngerjain gue, aku tidak peduli, ku peluk saja tubuhnya, “kamu gak sabar wan. Ok, tapi biar tante ganti pakaian dulu”
Tante sari masuk ke dalam kamar. Sekeluarnya, dia tampil cantik memakai daster tipis, celana dalamnya kelihatan transparan ,sementara putting toket nyeplak, menandakan dia gak pakai BH. Wangi semerbak menyeruak, rupanya tante sari memakai parfum di kamar tadi.
Aku langsung melorotkan celana panjangku, memberikan kontolku untuk di spong tante sari. Tidak lupa aku juga meremas-remas toket tante sari.
“ahhh,,,,ah,,,,enak tante…”
Tante sari terus melakukan janjinya kepadaku, memberikan service birahi yang tidak pernah aku lupakan. Ketika aku ingin membongkar dasternya, tante sari mencegah lenganku “jangan disini wan, di kamar aja”

Tante sari menarikku ke kamar kosong, kamar kakanya eva . Mendorongku ke tempat tidur hingga telentang. Menindih, dan membuka kaosku. Aku betul-betul telanjang bulat di kasur empuk. Tante menciumi dadaku , nafsu sekali dia, bahkan dia sendiri membuka dasternya, menggesek-gesekan toketnya ke dadaku, aku di di ciumi habis, sementara kontolku di gesek oleh memeknya yang pakai celana.
“tan, ayo tan, isep kayak kemaren” ayo gak sabar minta di spong tante sari, kayak dalam film bokep yang sering ku download di internet.
Tante sari menuruti permintaanku, ia mengisap kontolku; nikmat. Tapi, tiba-tiba tante sari berhenti, dan membuka celana dalamnya sendiri. Oh, aku lihat jembut tipis menempel disana. Agak sedikit heran, mengingat tante sari pernah mengatakan tidak ingin memperlihatkan memeknya kepadaku. Aku bangkit untuk dapat melihat lebih jelas, tapi sayang, tante sari mendorongku kembali telentang. Tante sari bergerak di atas tubuhku, lalu memberikan memeknya ke mukaku “jilatin Wan, jilatin…”.
Tanpa basa-basi, dan tanpa pengalaman jilat memek, memek tante sari ku jilati, ehm ada aroma yang baru ku kenal, aroma vagina.
“ehhh…….egggh,,,, terus wan, …..iya …gitu… lebih keras lagi……”
Tante sari rupanya sangat menikmati oralku, kepalanya kadang mendongak keatas, tangannya meremas toketnya sendiri. Rambutnya panjangnya berantakan.
“oh…..wan, enak,,,,,terus,,,, terus sayang,,,,,,,”
Aku yang baru melihat memek cewek secara langsung mempermainkan dengan dengan jari-jariku. Kadang menusuk-nusukan dengan jari-jariku. Ternyata memek tante sari lebih indah dari pada memek bule xxx movies

Tante sari menarik tubuhya. Apa yang akan di lakukan?. Oh ternyata dia meraih kontolku, menggesek-gesekan ke bibir memeknya. ahh… geli sekali, helmku menyentuh daging lembut memek.
“ahhh…..ahhhhhh…gatel banget memek tante…..”
“ahhhh……eghhh….. tante ..enak……”
Tiba-tiba, tante sari membenamkan kontolku pada memeknya. bleessssss……. “ahhhhhhhhhhhh……………” tante menjerit kecil kemudian bergoyang –goyang naik turun.
:”ohhhhh……..tante…..”
Ini lah pertama kali kontolku masuk ke dalam memek. ngentot memek. Bukan lagi aku jadi penonton film xxx tapi ngentot secara nyata.
“eggghhh…..eghhhhh….eghhhhhh…..ahhh”hanya itu yang keluar dari tante sari sambil terus mengerakan tubuhnya.
“ohhh….achhh……eghhhhh…..”
“eghhh…………eghhh…ohh….”
“kalau mau keluar bilang yah sayang…..”tante sari berbisik
“egghhhh…..ohhhh…….”
Bles,..bles,,,,,,,,
Aku betul-betul menikmati goyangannya
“tante, aku mau keluar….eghhhh”
“tungguu,,,,,,bareng…..tante juga……oghhhh….ahghh…ayo…..tante mauuuu……”
“oh ….tante……”
“eghhhhhh…………egh………….aku keluar…tante….”
Crot-crot…..crot…………spermaku keluar….
“egmhmmm…….tante….ebgghhhh …….” Tante sari melumat bibirku kenceng banget. i membenamkan memeknya dalam-dalam, dari gerakan kasar, kemudian bergerak pelan, sampai akhirnya dia terkulai di atas dadaku.

Aku dan tante sari tersenyum. “enak sayang?”
Aku hanya mengganguk.
“jangan bilang siapa-siapa yah”
“aku janji tante”
Setelah aku mengenakan pakaian, aku ingin pulang untuk bergabung dengan temen-temenku.
“mau mau begadang ama temen, apa mau lagi” tante sari bertanya
Ternyata aku pilih begadang dengan tante sari, ngentot lagi, jam pulang aku sesuaikan dengan kebiasaanku begadang kalau malam minggu, jam setengah tiga.



Tante Kosanku

Posted by Gelora Muda
Ini adalah cerita nyata ku sekitar 13thn yang lalu... Perkenalkan, sebut saja namaku Tory... sekarang umurku 30thn, sekitar tahun 1997 sd 2000 aku tinggal di daerah semplak bogor... karena aku sekolah di salah satu sekolah kejuruan yang lumayan ternama di daerah itu...

Singkat cerita ketika tahun 98 aku tinggal di sebuat kosan d sekitaran semplak, aku tinggal ber 3 dengan teman yang 1 sekolahan, kamar kami terbilang lumayan lega untuk ukuran anak sekolahan sekitar 3x5m dan ada dapur serta kamar mandinya sendiri... kebetulan letak kamar mandi kami bersebelahan dengan kamar mandi yang punya kosan...

Pemilik kosan kami sebuah keluarga yang bisa di bilang belum terlalu tua, tante kosan umur 27th, dada sekitar 36b, body aduhai, putih bersih.. face mungkin gak terlalu cakep sekitar 6,5 dan bapak kosan sekitar 30than... Bapak kosanku bekerja sebagai peternak ayam, dan sering keluar kota untuk mngantarkan ternaknya... hampir setiap 2 minggu sekali dia baru pulang...

Namanya anak2 terkadang kami suka iseng, pada suatu hari aku tidak sengaja ketika kekamar mandi mendengar suara orang yg mandi dari kamar mandi yang punya kosan, saking penasarannya aku mencoba mengintip, sempat terpikir juga sih takutnya yang mandi adalah bapak kosan,
(oh iya.. lubang kran air ku di paralel dengan kran air kamar mandi sebelah, nah bekas bobokan di dindingnya cukup lebar dan tidak di tutup kembali, jadi kita2 bisa melihat hampir seluruh kamar mandi ibu kosan)

Tapi dasar rejeki ternyata yang mandi tante kosan, agak sedikit takut juga cuma dasar ABG penasaran, bukannya takut malah cuek ngintip... sampe akhirnya aku jadi keseringan ngintip dikala tante mandi....


Ini cerita serunya...

Suatu hari aku terserang demam, aku tidak masuk sekolah....
Tiba2 pintu kosan aku ada yang mengetuk...

tok...tok...tok....

aku buka pintu, ternyata tante kosan yang mengetuk...

aq : Eh tante....
Tnt: Kamu sakit tor???
aq : Iya tante, tau dari mana (jawabku penasaran)
Tnt: tadi si untung sama dede lewat mereka bilang kamu sakit gak masuk, makannya tante tengokin (untung dan dede adalah teman sekamarku)
kamu udah minum obat???
aq : Belum tante
Tnt : mau tante kerokin???
aq : makasih tante....
Tnt : Gak papa kok.. ayo tante kerokin d rumah tante aja
aq : gak usah tante makasih


tiba2 tante langsung saja menarik tanganku ke arah rumahnya yg hanya bersebelahan dengan kosanku...
Singkat cerita lagi aku bener2 di kerokin sama tante kosan, memang bekas kerokannya merah semua, mungkin aku masuk angin.. setelah selesai di kerok dan sedikit di urut, tante ke kamar mandi... aku segera memakai kaosku... tiba2 terdengar teriakan kecil tante dari kamar mandi

tnt : Tory... kamu jangan kemana mana dulu ya, sebentar tunggu tante keluar
aq : (dengan nada polos aku menjawab), Iya tante....

sekitar 2 menit kemudian tante keluar dari kamar mandi langsung menuju kamarnya... ketika aku menoleh aku langsung salah tingkah, ternyata tante hanya mengenakan handuk yang hanya mengelilingi dada dan kewanitaannya, sontak aku jadi salah tingkah....

tnt : Knp tor??? malu?? Kaget atau apa???

aku hanya terdiam sejuta bahasa

tnt : Kamu malu ya, kenapa kalo begini malu, kalo ngintipin tante mandi kamu gak malu

haduhhhh hancur rasanya urat maluku mendengar perkataan tante, ternyata dia tau kalo mandi suka aku intipin

tnt : Gpp tor... tante tau kok.. kamu lagi masa2 pingin tau... kalo tante kasih tau atau pegang aslinya kamu mau gak???

seketika saja sakit flu demam atau masuk angin yang aku alamin sekejap saja langsung hilang, dengan pelan tante menuntun tanganku ke arah dadanya yang masih di balut handuk... haduuuhhhh kenyal2 rasanya.. dadaku pun berdegup kencang, takut, malu tapi pingin pelan2 ku remas dada tante, tantepun duduk di sebelah ku, tiba2 saja tante menyium bibirku, perlahan tapi pasti nafas kami mulai memburu, ku balas ciuman tante sambil meremas2 payudaranya... ku tarik handuk yang menyelimuti tubuhnya.. astaga ternya tante benar2 masih montok dan mulus, pantatnya kencang, perut rata, betisnya kencang... memeknya di penuhi bulu2 yang tidak terlalu lebat tidak juga tipis... tebel2 gimana gitu

perlahan2 terdengar suara desahan kami berdua di kamar tante

tnt : Ssssstttt ahhh nikmat tor.....
aq : ssssaaa mmmaaa torry juga enak tante...

aku usap2 memek tante yang sudah mulai basah, mulai sedikit berani ku masukan jari2 tanganku ke memek tante... tante tambah mengerang

tnt : ssssttttsssss ahhhhh torrr.. nikk matt.... terus tor... terus....

sambil bergerilya tangan tante mencopot celana pendekku sekaligus celana dalemku..... langsung menyibak lah rudalku. tante sedikit memancarkan wajah happy.. mungkin dengan ukuran badanku yang 165cm, tapi berat hanya 45an Kg... tante membayangkan kalo kontolku hanya berukuran kecil... sebenarnya besar juga tidak, tapi untuk anak 17thn saat itu, kontolku panjang sekitar 15an cm dan diameter sekitar 3,5cm.....


Tnt : haduh besar juga ya ****** kamu tor....
aq : memang segini besar tante???.... kok pacar ku gak pernah muji ya
tnt : iya... cukup banget buat tante... malah sedikit lebih besar di banding om....

Tante langsung telentang di atas kasur dengan posisi paha mengangkang... tanpa harus di komando aku langsung melakukan gaya 69, kujilatin memek tante.. ku hisap2... jilat2 sampe sekitar 5mnt

tnt : enak torrrr... enak... terus sayang terus... kamu emang anak kosan yang pintar... sssstttt ahhhhh tante mau di masukin ****** kamu dong tor
aq : iya tante... tapi sebelum itu isep dulu tante... jawabku

tante langsung mengulum kontolku... ohhh nikmat sekali... bahkan lebih nikmat dari hisapan pacar ku...

hanya beberapa menit aku langsung meminta tante tiduran, perlahan tapi pasti kumasukan kanotolku sedikit demi sedikit....


tnt : akkkhhhh ssstttttttt enak tor... terus masukin....

Blesssssss.... masuklah kontolku ke dalam memek tante.... kudiamkan beberapa saat soalnya agak2 seret juga, mungkin bener kalo kontolku sedikit lebih besar dari si om... perlahan2 aku kocok2kan... desahan tante mulai memburu.... akupun terus menambah speed kocokanku.. tante mulai menjerit jerit kecil tanpa kontrol...

tnt : Ohhh sayang enak bangetsssss... enakkkkkk... ohhhh
aq : Enakan mana sama si om tante...
tnt : Enakan punya kamu lah sayang....

tiba2 aku merasakan cakaran dari tangan tante... dan kakinya melingkar kuat di pinggulku sambil berkata

tnt : Torrr ryyy... Tannn Teee mau keluar....

bersamaan itu pula terasa cairan hangat menyelimuti kontolku di dalam memek tante.... karena tanggung aku langsung memecu lagi kocokanku lebih cepat.. sekitar 2 menit kemudia aku mau keluar


Aq : tante Ak ku mau kelluar... pintaku....
tnt : Keluarin di dalem aja tor....
aq : memang gpp tan? (sambil terus mengocok)
tnt : gpp.. kalo hamil bilang aja anak si om

hehehehe... langsung aja aku muntahin air maniku di dalam memek tante... lumayan banyak... setelah itu aku terkapar lemas di atas pelukan tante....

tnt : Gimana sudah enakan badannya tor???

aku hanya tersenyum puas sambil mengangguk lemas....


Setelah kejadian itu, aku hampir setiap hari berhubungan sama tante.... biasanya aku melakukan di saat jam istirahat, karena letak kosanku dengan sekolahanku tidah begitu jauh....
kita melakukannya sampai aku lulus sekolah.... beberapa minggu menjelang ujian akhir... tante memberikan kabar kalo dia sedang hamil 1 bulan,

tnt : sambil berbisik... mungkin ini anak kita tor...

aku langsung kaget... tapi tante langsung bilang...

tnt : tenang aja... om taunya ini anak dia... tante juga gak tau.. ini anak kamu atau si om


ohhh leganya hati ku.... akhirnya aku lulus sekolah.. dan harus pulang tinggal lagi di jakarta... beberapa bulan di awal kelulusan aku masih suka beberapa kali mengajak tante cek in di hotel laras h**i di salabenda....
lama kelamaan kita sudah tak pernah bertemu lagi....

beberapa tahun kemudian aku mendengar kabar jika tante di ceraikan suaminya karena kepergok sedang di pake sama anak kosannya (adik kelasku) semenjak itu aku benar2 gak tau dimana tante tinggal....

mudah2an cerita kisah nyataku bisa membuat agan2 sekalian ngaceng
 Setibanya di kamar, langsung kubaringkan tante mia di kasur. aku pun buru-buru membuka celana jeansku dan celada dalamku. setelah aku telanjang bulat, aku langsung mencumbu tante mia di kasur. dan yang tak kalah nikmat adalah ketika tante mia telungkup dan aku menindih dari atas, kontolku berada di bokong tante mia.
tante mia memang sangat menggairahkan. suara parau yang membuatku ingin memasukan kontolku pada memeknya. tapi tidak, bukan itu tujuanku memberikannya obat perangsang. aku hanya ingin menikmati keindahan tubuhnya dan membuatya orgasme dengan lidahku, bukan ngentot memeknya dengan kontolku.

sekamin lama aku mencumbu tante mia di kasur semakin aku ingin membenamkan kontolku ke memeknya, apalagi tante mia memohon untuk segera memasukan kontolku.....aghh.....udah.....oghhhh.... masukin....masukin...udah....aghhh.........tolong... masukin........
aku jadi semakin bingug dengan kontolku yang semakin berkedut ingin di jepit benda penuh nikmat;memek. dan kondisi itu sedang mendukung. memek merah merekah siap menerima meriman londonku ini.
dan memang akihirnya tak kuat dengan kondisi ini. ku masukan kontolku ke memek tante mia, bles...bless....bless......
aghhhhhhhhhhhhh......................tante mia melepas desahan panjang sambil matanya melongo menatapku yang terus menikmati setiap gerakan tante mia.
aghhh...............aghhhhhh.......suaraku juga semakin keras akibat kenikmatan tiada tara memasukan kontol di memek tante mia

setiap dorongan adalah kenikmatan, gerakan ku yang semula pelan-pelan dengan terus berusaha romatis semakin tidak terkendali dan cenderung cepat akibat suara tante mia yang juga semakin keras. aku terus bergerak maju mundur. betapa nikmat aku memompa memek tante mia. memeknya memang tidak sesempit kepunyaan indri, tapi aku sangat menikmati setiap gerakan tubuh dan desis suaranya. tante mia, memang luar biasa. di usia yang tidak lagi muda dia sangat menggairakan bagi anak muda sepertiku.
'agh.....agh....agh...tante mau keluar....agh.....agh....tante mau keluar... '. suara tante mia terputus putus...;aghh..oghhhh

kupercepat gerakanku.menggenjot memeknya. hingga tiba-tiba tante mia mengejang hebat, kedua tangankua menjambak rambut dan kepalaku, sementara kedua kakinya melingkar di tubuhku.di ikuti bibirnya yang melumat bibirku dengan suara lolongan yang tersumbat di bibirku...eeegggh.........eghhhhh........eghhhhh ......... egggghhhhhh
aku yang sadar tante mia orgasme menghentikan gerakan. mundur, tapi kutekan lebih dalam kontolku ke memeknya........dan teryata benar, tante mia mengejang semakin hebat dengan gerakanku itu.

nafas tante mia terengah-engah ketika ia melepas jambakan tangannya dan menurunkan linkar kakinya. tapi itu tidak lama karena tante mia kembali meranngkul kepalaku, 'tante udah keluar sayang.......'
aku senang sekali mendengar ucapan tante mia itu. aku senang bisa membuat wanita mendapat kepuasan seksual dariku. bagaimanapun juga aku menikmanti tubuh wanita bukan hanya menyalurkaa sperma ke memeknya, tapu juga ingin memberikan kebahagian atas nikmatnya orgasme dari bercinta.
Dan selanjutnya acara ngentot itu pun di akhiri dengan orgasme dari ku, tante mia masih bisa orgasme sekali lagi dan itu yang semakin membuat senang.
aku senang dan puas bisa ngentot memek tante mia, tapi selebihnya aku menyesali perbuatanku itu. Begitu juga dengan tante mia, ia menyesal dengan kejadian itu. meskipun katanya ia sangat menikmati bercinta denganku, tapi ia tidak mau lagi memberikan memeknya padaku apalagi buat orang lain. ia hanya ingin memberikan memeknya kepada suaminya om darta.
tamat
 Hal gila yang ga mungkin bisa aku lupain, dimana ak pernah ML ama ibu pacarku, begini cerita seks ini ....
aku udah punya seorang cewek......yah dia kan udah gede ...tinggi banget anaknya
alkisah, aku pacaran ama dia lama banget, tapi aku belum pernah sekalipun bertemu engan keluarganya..dikarenakan dia tinggal dengan neneknya. Ibunya tinggal di luarkota untuk cari duit. Pertamanya aku kasihan lihat cewekku, bapaknya kan udah cerai ama ibunya. so dia tinggal sendiri sama neneknya.
Pernah sih sesekali ngobrol lewat telpon sama ibunya. enak juga sih diajak ngobrol, klihatannya kalo dari gaya bicaranya, dia masih muda banget, lalu aka tanyain ama cewekku, eh ternyata apa katanya?????
Umurnya masih 25..hehehe masih sexy tuh paling

Setahun sudah aku pacaran ma dia, sebut saja namanya rani. Aku ga tau kenapa nekad aja, pas suatu malam.
Aku ajak dia jalan2 keliling kota, pertamanya sih ga ada niatan apa2, tapi pas kita berhenti di suatu toko, aku ga sengaja lihat majalah yang agak senonok gitu deh.
otakku jadi kaco. nafsuku jadi semakin ga karuan..Tanpa ba bi bu, aku ajak aja si rina pulang. "Ayo rin kerumahku dulu, kita nyante dulu dirumah", ajak ku.

setibanya dirumah, kayaknya emang kesempatan memihak padaku. Rumahku sepi banget
orang2 ga ada dirumah.....

Basa basi dulu deh ma rani "ran ibumu ga pulang yah?" tanyaku.
"pulang bulan depan mas, "jawab rani lugu.
"oh gitu yah?" ku tanggapi dengan bimbang,karena nafsuku udah ga tahan nih pingin segera meletus letus.

Langsung aja deh aku deketin dia pelan2, seperti biasanya kalo aku sedang ingin kissing.
dia juga membalas ciumanku dengan mesra dan penuh kasih sayang, tapi aku mencumbunya dengan penuh nafsu...
Tanganku mulai bergerilya di balik kaos ketat merk c59 itu, segera menerjang kebelakang untuk membuka Bra yang dipakainya.
Tanpa melepas kaosnya, aku udah melepas ikatan Branya ...(orang buru2 yah gini ini)

Tak begitu lama, segera saja tanganku pindah kedepan, kuraba dengan halus kulit nya yang sangat mulus, sampa iakhirnya kurasakan bagian yang agak menonjol. 34 b
setelah kuremas pelan bagian yang kenyal itu, lalu aku raba sedikit bagian pucuk pentilnya
aku mainkan sedikit di bagian itu, eh dia mulai ga konsen dengan ciumannya, dia malah merem melek, mendesis seperti ular ketemu mangsanya...." SSSZZZZTTTTTT" desahnya yang bikin aku ngaceng banget

Ga sabar banget nih, rasanya ubun2ku udah mau pecah

Segera aja aku buka kaosnya beserta Branya...
Langsung aku lahap puntingnya, dan ku hisap hisap sampai dia menggerang "aaooouuhgghht"
Sebalah kiri ku hisap, sebelah kanan ku remas remas pelan.

Setalah cukup disebelah kiri segara saja aku hisap juga sebelah kanan.....
"Aaaaggghhttt, mas geli ah" rintihnya
"tapi enak kan dek?" tanyaku dengan canda
"iiiyyyaaa massss, aagghhhhtthh" dia mulai kehilangan pegangan

melihat dia lupa daratan, segera kuslipkan jemariku di balik celananya.

ohhh begitu hangatnya dan sangat basah disini
dia terlihat diam dan menikmatinya
semakin aku ingin memainkan klitorisnya
"aaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhh mas aaaahhhhhggggtt" rintihnya mengeras saat itu kudengar suara motor masuk ke garasi

segera saja aku dan rani langsung sadar...(padahal aku belum perawani dia)
kenapa kesempatan ga ada yah??/???? "sial" umpatku
well akhirnya aku ga berhasil perwani dia hahahaha(jangan kecewa, masih ada yang lainnya kok)

akhirnya, tiba hari dimana ibunya Rani pulang.
Aku ikut menyambut kedatangan Ibunya rani(sebut saja tante lia) di rumah tante lia sendiri.
ternyata tante lia benar2 masih muda n sexy banget......wajahnya ga jauh beda dengan anaknya
"Selamat datang Tante,"sembari kusalami tante lia, tercuim bau harum menusuk hidungku
"Oh iya, km yah pacarnya Rani?" Tanya nya dengan pandangan yang liar.
"Iya tante," jawabku dengan sedikit grogi.
"tolong dong kamu bantuin rani angkat barang2 di taksi" dia memintaku
" baik tante," segera saja aku angkat barang2nya.

(langsung aja di hari yang paling enak)
ku ambil motor, setelah aku berdandan rapi
aku niatnya sih apel kerumah rani,
tapi begitu aku sampai dirumah rani...............
kuketok pintu rumah rani.....apa yang aku lihat benar2 membuatku ga tahan.
Tante lia keluar membuka pintu dengan pakaian yang sangat minim, celana pendek 15 cm diatas lutut dan baju tanpa lengan...

"tante Raninya ada?" tanyaku dengan sopan dan halus.
"Aduh Rani tadi masih aku suruh ambil barang dirumah neneknya," jawabnya dengan halus. wah padahal rumahnya si nenek jauh banget.
"dah dari tadi yah tante?" tanyaku penasaran.
"barusan berangkat nih, masuk dulu deh, ditunggu aja, toh dia juga ga lama, cuma ambbil barang," sembari menyuruhku masuk.
"iya deh tante," jawabku sangat sopan.

setelah aku duduk di kursi, tante membuatkanku minum, saat kulihat dari belakang...buseeeeeeettttt pantatnya...bikin ga tahan aja

"ini diminum dulu dek," sambil menyuguhkan minuman dingin.
"iya makasih tante," hehe
"Tante mandi dulu ya dek, gerah banget di sini," minta izin dengan sedikit senyuman nakal.
"Iya tante biar saya disini aja," keringat dingin keluar di seluruh tubuhku

sambil mengisi waktu luang, aku melihat2 foto2 yang ada di dinding..... foto masa kecil rani, foto bapaknya, dan foto masa muda tante lia.
Emang bener2 cantik masa muda tante lia..
Beberapa menit berlalu, aku mulai bosan melihat foto2 ini.
Aku beranjak dari tempatku melihat foto, ehhh ternyata....kamar mandinya ga ditutup rapat pintunya

Bergegas saja aku menuju pintu kamar mandi itu, aku menyelipkan pandanganku di balik pintu itu.
Disana terlihat tubuh yang indah dan begitu mulusnya tanpa bercak sedikitpun.
Beberapa menit berlalu, saat tante mulai menggosok badanya dengan sabun, torpedoku mulai terangkat, mulai ga mau diatur.



aku pegang saja torpedoku agar terasa enak gitu.........
sampai2 aku tak sadar kalo tante udah mulai ambil handuk.....segera saja aku berlari ke kursiku, dengan sedikit membuat suara gaduh karena buru buru.

tante mulai berjalan kekamarnya........
tak lama kemudian terdengar suara mamanggilku
"dek randy tolong kesini sebentar dong, bantuin tante....," suara tante.
"iya tante," dengan hati berdegub aku datang kekamar tante lia.
sesampainya di kamar, aku lihat tante memakai celana + bra, tapi branya ga di talikan.



"Tolong ini ikatin dong dek." pintanya manja.
"ii iiya tante," aku semakin gemetar.air liurku serasa habis aku telan terus.

terasa begitu halus kulit tante lia, seakan aku mau terus menyentuhnya, aku ga memasang Branya.
"lho dek, ayo dong cepet pasang, gimana sih?" pintanya.
"ooo iya tante, maaf," aku terkejut, seakan di tampar seribu kali,

"Dek tadi apa ada orang masuk rumah?" Tanyanya menyela.
"Ga ada tuh tante. emang kenapa?" tanyaku penasaran.
"Ga, tadi kayaknya ada yang ngintip aku mandi deh." .........
Wah aku semakin kalut., keringatku semakin bercucuran, untung saja aku udah selesai memasang Branya

"eeehh anuuu tante,,, giniii eeehhh,mmmmmm" aku mulai gugup
"anu kenapa? jangan2..............," tante mulai curiga.
"Tidak tante, aku tudak ngintip lho, aku ga tau sama sekali, bener deh, aku ga tau pokoknya" kegugupan ku semakin parah
"Lho ya, kok kamu gugup banget, santai aja..."sembari dia memegang pinggangku.



"kalo dek randy yang ngintip aku iklas kok," langsung saja dilemparkannya tubuhku ke atas tempat tidur.

Aku tak bisa apa apa, hanyabisa menelan air liur yang sudah habis dari tadi.
Segera saja, dia ikut terjun di atas tempat tidur, dengan tanpa memakai pakaian.
Tepat berada diatasku.
Kembali dia tanggalkan bra yang aku pasangin tadi
"dek udah pernah ngerasaain belu?" tannyanya dengan tangannya mulai menggerayangi torpedoku yang udah menegang dari tadi.
"mmeemmmmmmmmmmmmmmhhhhhhhh" aku tak bisa berkata apapun.

Dia langsung aja mencopot ikat pinggangku beserta celanaku....sampai akhirnya torpedoku keluar semua tanpa ada yang tertutupi.
Dibuangnya celanaku dengan keras di bawah tempat tidur....
Dengan pandangan centil, langsung saja dia melahap torpedoku.....

Hangat sekali rasanya..... "ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh" rintihku pelan menikmati permainan tante lia.
dia sanngat prof dalam masalah ginian. maklumlah namanya juga udah tante
dilahap semua sampai tak tersisa, sampai2 dua telurku juga di jilat, ah bener2 nikmat.

Sekarang dia mulai mencopot celananya, tetapi mulutnya masih saja menjilati torpedoku, seakan dia tak mau membiarkan torpedoku istirahat barang sejenak.

Begitu celananya terlepas dari tubuhnya, dia memindah posisinya....
Kepalaku di apit oleh kedua pahanya. Terus dia tetap aja menjulati dan menghisap torpedoku.

Aku tak tau harus bagai mana. tapi begitu ada daging merah yang ditumbuhi bulu2 halus itu, segera saja aku juga menjilatinya dengan pelan dan lembut.
setiap lipatan kunikmati, ku julurkan lidahku kedalam,........
ohhhh baunya benar2 nikmat...........
ku jilati klitorisnya, kupermainkan, g\ku gigit...
saat kurasakan tubuhnya mulai gemetar, semakin keras kupermainkan kliorisnya............
tak lama kemudian
"aaaahhhhhhhhhhhh" tante lia merintih kecil, disertai kluarnya cairan hangat dan kental dari lubang indah itu.
Tak mau melewatkannya, ku jilat habis cairan itu.
"Ayo dek, tante udah ga tahan, gatal banget di dalam sana." pintanya dengan mesra.

segera saja dia berpindah arah, dia duduk diatas tubuhku, dan memasukan torpedoku ke dalam lubang indah itu.
"aaahhhh" rintihku kenakan. benar - benar hangat dan begitu sempitnya lubang vagina ini.

dia mulai bergerak pelan, naik turun, sembari menata tubuh.
Setelah mulai tertata. tempo gerakannya mulai dipercepat........sampai terdengar suara.."plok plok plok," suara pantatnya menepuk - nepuk pahaku.

"aaaahhh ahhh" tante mulai hilang kendali, merintih tanpa pedulikan apapun

Sampai 3 menit..........gerakan tante semakin keras,, tak tau kenapa, sangat keras gerakanya sampai akhirnya......
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH," terasa di atas torpedoku cairan hangat yang memenuhi lubang nikmat itu, memaksa torpedoku untuk keluar dari lubang itu,



tante tak bergerak sedikitpun, Terlihat dia lemas. lalu
"dek kamu di atas yah," pintanya dengan memelas
"iya deh," Segera saha aku berdiri dan pindah posisi.

Aku mulai memasukan torpedoku ke dalam lubang itu,
aku gerakan maju mundur dengan pelan.......
saat udah mulai lancar, aku sedikit menambah kecepatann pergerakanku...

kurasakan posisiku agak begitu tak nyaman. ku angkat kedua kakinya, berada di pundakku.

"aaaahhh dek, aaaaaaaahhhh kamu pinter dekm," dengan wajahnya yang sangat menikmati permainanku.
"alah tante nih bisa aja." sambil ku tersenyum....

"aahhhh dek aaaah ayo lebih cepat dek," pintanya sambil dia menggigit bibirnye.
Akupun menjadi semakin menggila, ku pecepat gerakanku....

"Aaahh terus dekk kkkkk haaaaaaaahhhhhhhhhhhhh tuh kan keluar lagi tante," sambil mempermainkan klitorisnya sendiri..
Aku tetap menggerakan torpedoku maju mundur walau apapun yang terjadi.........

" Dekkkk dogy yu..." pintanya dengan terlihat sangat kelelahan..tapi juga sangat kenikmatan.

Tanpa banyak kata segera saja aku cabut torpedo ini..........
dia langsung memasang posisinya, dan terlihat dari belakan, daging merah yang merekah, yang membuatku terpana.

"ayo deeekk, kok malah bengong, masukin donk..bikin tante seneng,." pintanya dengan genit.
"iya tante, maaf" aku malu banget, karena kurang banyak bicara.

segera kuhujamkan turpedo ku kedalam lipatand aging itu, serasa lain rasanya kalau lewat belakang.
"Aaahhh bener gitu dek ahhhh." rintihnya menikmati.
" ahhh ahh enak tante, vagina mantap" aku sudah berani bicara........

"aaaaaaaaahhhhhhhhhh tersu dek, tabah kecepatan dek" dengan menggrutu, dia meremas remas senduru susunya.
"aaaahhhh dek tersuuuuuuuuuuuuuuusssssssss" semakin keras menggrutu

tak lama, kurasakan, ada sesuatu yang mau keluar dari tubuhku, seakan tak mau ditahan, aku tak sanggup menahannya
aku semakin keras menghentak kan tubuhku,,
"aahhhh ayo dek aku juga mau keluar nih,,,,,,,,,'" keras banget suarnya..
sampai akhirnya
tak tertahan " ahhhhhhhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh tante,,,, ga tahan ahhhaaaaaaaaaaahhhggggggttt " kukeluarkan semua cairan sperma yang ada di tubuhku.
Rasanya seperti hilang semua energiku.................

Kudiamkan beberapa detik torpedoku di lubang itu, sampai akhirnya kami berdua terkulai lemas.........



9 komentar: